Melahirkan Pejuang Islam Terpercaya

  


Beberapa waktu terakhir beranda sosmed saya ada perdebatan terkait pendidikan terbaik para orang tua untuk anak-anaknya


Pernah dengar ada seseorang curhat bahwa anaknya sangat susah dikondisikan untuk ikut kajian keislaman karena ini itu dan bla bla bla..

Lalu ada seseorang lain yang mengatakan bahwa itu salah pendidikannya karena orientasinya ini, itu dan sebagainya

Ada juga yang menyalahkan karena lingkungannya yang begini, begitu dan yang lainnya

Tapi ada juga loh yang mengatakan karena orang tuanya tidak bisa mendidiknya dengan baik. Nah, loh kok bisa? Hm...


Terlepas dari berbagai macam faktor yang ada semuanya

Secara pribadi saya memahami satu hal. Yang paling utama dan fundamental di awal adalah bagaimana visi dan misi keluarga itu

Makanya dua orang yang mau menikah itu harus menyamakan visi dan misinya agar sinkron sejak awal. Ya sejak masa ta'aruf perlu adu pikiran, gagasan dan visi jauh ke depan. Yang mana tentu di dampingi oleh comblang yang mumpuni agar bisa membantu menjaga supaya semuanya tetap ada jalurnya


Jadi begini ya. Menurut pendapat saya pribadi ini. Jadi, bisa jadi berbeda dengan yang lain... Jangan marah kalo berbeda ✌️😊

Saya memang bukan sarjana pendidikan, bukan pula lulusan pendidikan tinggi saat sudah memiliki anak

Namun, bukan berarti itu dijadikan alasan untuk melahirkan generasi terbaik umat Islam 


Jadi, menurut saya pribadi...

Jika dua orang yang mengaku sebagai pengemban dakwah, lalu mereka menikah 

Inikan berarti keduanya sejak awal sudah saling paham. Baik suami maupun istri sudah memahami perjuangan dakwah dan tantangannya

Kemudian, merek punya anak tapi anaknya nggak mau mengikuti jejak langkah kedua orang tuanya

Sepertinya ini ada yang salah dengan visi misi keluarga yang ingin dibangun


Menikah karena apa? Orientasi pernikahannya karena apa? Kalo punya anak nanti anak-anaknya harus menjadi seperti apa? Bagaimana berinteraksi dengan tetangga, keluarga, teman dan lainnya itu bagaimana? Semua ini harusnya sudah se visi dan se pemikiran jauh hari sebelumnya. Sebelum menikah!


Secara pribadi saya punya pemikiran bahwa saya harus menghadirkan pendidikan terbaik yang bisa menunjang anak saya memiliki karakter dan pribadi yang kuat sebagai seorang pejuang Islam

Ya, itu yang saya inginkan untuk anak-anak saya. Saya ingin agar meraka itu kalo sudah besar. Apapun profesinya nanti, saya hanya ingin mereka menjadi pejuang Islam terpercaya


Oleh karena itu jika visi sudah ditentukan, Maka langkah selanjutnya adalah menuliskan misi dan langkah-langkah untuk mewujudkan hal tersebut


Secara pribadi saya beranggapan bahwa pendidikan terbaik untuk ananda yang bisa menunjang visi tersebut harus ada. Jikalau karena banyak faktor "X" hal tersebut tidak ada. Maka saya harus menghadirkannya dan membuatnya ada


Pemikiran saya simpel, jika faktor-faktor yang menjadikan anak untuk menjadi pejuang Islam terpercaya itu ada. Maka, saya akan bersyukur bahwa itu pasti akan lebih membantu dan memudahkan

Tapi, jika hal itu tidak ada, maka saya harus membuatnya menjadi ada. Tidak boleh menyerah dengan kondisi dan keadaan yang ada!


Sehingga setiap langkah-langkah yang dilakukan dan dikerjakan itu harus terus selaras dengan visi yang ditetapkan. Jangan sampai melenceng atau salah langkah. Sebab jika itu terjadi, impian itu akan sulit untuk terwujud menjadi nyata


Dan akhirnya, setelah semua diskusi panjang dan lama. Akhirnya kesepakatan itu kita raih. Yang mana intinya, kami sama-sama berharap bahwa dari pernikahan kami nantinya. Semoga bisa terlahir pejuang Islam terpercaya!

Smoga Allah memberikan keikhlasan, kemudahan dan kekuatan pada kita untuk membersamai anak-anak tercinta hingga kelak kita dikumpulkan kembali bersama-sama di surgaNya. Aamiin [] @masazizrohman

0 Comments:

Posting Komentar