Ada Hikmah Dibalik Sebuah Masalah, Ujian dan Problem Kehidupan

 Oleh: Mas Aziz Rohman


Sobat, pernahkah kamu menghadapi sebuah masalah? Hm... Rasa-rasanya nggak ada deh manusia yang menjalani hidup tanpa masalah. Dalam hidup ini pasti ada suka, ada duka, ada sedih, ada canda, tawa dan ada ceria. Lha kalo sedih terus bagaimana kak? Mungkin itu hidupmu penuh dengan masalah. Hehehe...


Btw, kalo soal itu. Menurutku, sebenarnya masalahnya bukan di masalah atau problem hidupmu. Tapi pada bagaimana kamu menyikapi setiap peristiwa atau kejadian yang menimpa pada dirimu. Kalo dibuat enjoy, ya enjoy aja. Kalo dibuat sedih, ya bisa galau terus-menerus. Terus, agar terbebas dari kesedihan itu bagaimana? Hadapi, cari solusi dan jangan pernah menyerah!


Allah SWT berfirman:


لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا  ؕ  لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ  


"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya." [QS. Al-Baqarah: Ayat 286]


Nah sobat, sebenarnya dunia adalah ujian. Ujian untuk meningkatkan kualitas diri kita. Dan setiap ujian, masalah atau problem hidup yang kita hadapi sejatinya adalah untuk membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik daripada sebelumnya. Jadi, saat menghadapi masalah jangan baper. Toh, sudah kita ketahui bersama bahwa sesungguhnya Allah itu nggak akan menguji kita diluar batas kemampuan kita. Persis sebagaimana dikatakan dalam ayat tersebut diatas.


Makanya jika kita menghadapi sebuah masalah. Ada dua hal yang harus kita lakukan. Yang pertama adalah kita harus bersabar dan kedua, kita harus banyak-banyak bersyukur. 


Bersabar! Sebuah masalah itu harus dihadapi, dicarikan solusinya dengan sabar. Bukan dihindari! Setiap masalah yang menimpa diri kita, sikapilah dengan bijak, hadapi dan cari solusinya. Kita pasti bisa menyelesaikannya, toh sejak sebelum kita lahir, kita adalah pejuang yang tak pernah kenal lelah untuk menjadi pemenang. Bukan pecundang yang lari dari masalah. 


Kita bisa lahir didunia ini setelah sebelumnya mengalahkan jutaaan sel sperma untuk bisa sampai di ovum. Setelah kita memenangkan perlombaan itu. Maka, kita tumbuh dan berkembang menjadi segumpal darah. Lalu menjadi segumpal daging, menjadi tulang, dibungkus dengan daging dan akhirnya menjadi seorang manusia. Dan lahir kedunia dengan selamat! Jadi, jika saat ini kamu membaca tulisan ini percayalah bahwa sejak awal kamu itu telah melewati banyak ujian, masalah dan akhirnya menjadi seorang pemenang. Makanya, jika ada masalah jangan lari, hadapi! Hadapilah dengan penuh kesabaran. Percayalah, dalam setiap permasalahan pasti ada solusinya. Inna ma'al usri yusro, setelah ada kesulitan pasti ada kemudahan. Makanya harus banyak-banyak bersabar. Innallaha ma'ashobiriin...


Setelah bersabar, berikutnya adalah bersyukur. Yups kalian harus banyak-banyak bersyukur. Jika kalian sedang menghadapi sebuah masalah, bersyukurlah! Sejatinya Allah sedang menunjukkan kasih sayangnya kepadamu. Saat kamu tanpa masalah, mungkin kamu sering melupakanNya, jarang bersujud kepadaNya atau bahkan tak pernah bersyukur atas banyak kenikmatan yang telah Allah berikan kepadamu. Dan saat kamu sedang diuji, sejatinya Allah sedang mengingatkanmu. Allah sedang akan meningkatkan level kualitas hidupmu. Allah sedang akan meningkatkan kualitas dirimu. Semakin kita naik kelas, pasti akan semakin berat ujian yang akan kita hadapi.


Ada dua kenikmatan yang terkadang sering membuat kita terlena. Nikmat sehat dan waktu luang. Makanya, pasti ada hikmah dibalik sebuah masalah, ujian ataupun musibah dan problem kehidupan. Jika itu menimpamu, hadapi dan jangan lari. Hadapilah dengan penuh kesabaran dan ketaatan kepadaNya. Karena disana akan ada banyak pelajaran-pelajaran kehidupan yang akan semakin mendewasakan kita dalam menjalani hidup ini.


ؕ  رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَاۤ اِنْ نَّسِيْنَاۤ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ  رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَاۤ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖ  ۚ  وَاعْفُ عَنَّا  ؕ  وَاغْفِرْ لَنَا  ؕ  وَارْحَمْنَا  ؕ  اَنْتَ مَوْلٰٮنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ


"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir." [QS. Al-Baqarah: Ayat 286]. []

0 Comments:

Posting Komentar