Impian Orang Tua Pada Anaknya
Orang-orang yang di sekitar saya seperti bang Alfaqir Ahmad Rizal , Kurniawan Bps , Syams Awib pernah bertanya. Mengapa seseorang itu begini, tapi anaknya malah kebalikannya?
Beginilah Asnawi dan apa yang bapaknya lakukan kepada dirinya. Bapaknya paham saat itu beliau bisa berkarya dalam profesinya demikian di titik sekian. Tapi ada satu titik impiannya yang pastinya belum bisa tercapai (Btw, bapaknya adalah legenda klub PSM Makassar). Lalu, secara sadar atau tidak sadar saat beliau memiliki anak. Beliau melahirkan anaknya menjadi pemain seperti ini. Pemain pro yang lebih baik daripada bapaknya..
Impian menjadi pemain besar itu beliau diturunkan kepada anaknya. Bahkan beliau pun rela anaknya harus pergi ke Korea sana. Yang susahnya minta ampun dalam menjalankan ketaatan agama (karena muslim masih minoritas. Kalo bukan karena keimanan yang kuat. Ya pasti ibadahnya, dll. Langsung gak bisa maksimal). Tapi, tetap saja hal itu beliau lakukan. Demi apa coba? Agar anaknya jadi pemain hebat.
Ketika orang tua sudah punya visi jauh kesana. Penekanan kepada sang anak untuk mewujudkan visi itupun dilakukan. Sehingga jangan heran sampai-sampai Asnawi mengatakan bahwa bapaknya lebih peduli dia jago main bola daripada akademik di sekolahnya. Mungkin bagi bapaknya gak jadi masalah jika gak rangking satu di kelas. Yang penting nggak terlalu jelek juga nilai akademik. Tapi, "goal"nya nanti dia bisa menjadi pemain pro yang hebat.
Nah kan, bapaknya Asnawi saja paham hal seperti ini. Masa sih kita gak paham apa yang harus kita lakukan agar anak kita bisa menjadi anak yang hebat dan lebih hebat daripada bapaknya. Ya kan? Hehehe 🙏🙏🙏
Iya saya juga paham. Terkadang kondisi keuangan juga mempengaruhi target "goal" impian itu. Tapi, ya itu tadi jika kita fokus pada visi anak kita nanti ke depan mau kita jadikan apa. Pastinya kita paham apa yang kita harus lakukan. Karenanya kita mengenal istilah, banyak jalan menuju Roma! Dan juga istilah yang tidak kalah kerennya, Man Jadda Wajada. Sopo wonge sing tenanan, bakal tinemu.. Insyaallah. Semangat!!! [] @masazizrohman
0 Comments:
Posting Komentar