Viral Lagu Alwiansyah Berbeza Kasta. Bagaimana Sebaiknya Kita Menyikapinya?

Oleh: Mas Aziz Rohman

Sobat, beberapa pekan ini beranda sosial media saya dipenuhi dengan wajah anak kecil yang lucu lagi gemesin. Jika dilihat lebih detil infonya sih anak itu namanya alwi. Hm... Kalian pasti sudah pada tahu kan. Itu tu bocah 11 tahun asal Kolaka, Sulawesi Tenggara yang sukses mencuri perhatian warga Indonesia akhir-akhir ini.

Berawal dari videonya yang lucu saat menyanyikan lagunya Thomas Arya yang berjudul berbeza kazta (semoga nggak salah saya) Itu tuh yang bunyi reff.nya:
"Di depan orang tuamu kau malukan diriku
Kau bandingkan aku dengan dirinya
Kau hina diriku kau sebut tentang harta
Kasihku sedar ku tiada berpunya."

Selain video lagu tersebut, video Alwi saat menyanyikan lagunya Judika cinta karena cinta-pun kelihatannya cukup sukses mencuri perhatian.
Nah, ingat kan? Tahu kan? Kamu bisa ngebayangin kan gimana ekspresi wajah Alwi saat bernyanyi. Lucu dan kocak abis pastinya... Hehe
Dan karena videonya viral, akhirnya Alwiansyah mendapat kesempatan diundang beberapa stasiun televisi untuk bertemu dan bernyanyi dengan beberapa selebriti dan penyanyi.

Ehm... Sebenarnya sih aku nggak mau ngebahas fenomena si Alwi. Tapi ya, nggak tahu kenapa saat video dia muncul diberanda aku dan sering banget muncul. Tanpa sadar, akupun tiba-tiba aja auto hafal itu lagunya Thomas Arya, "Didepan orang tuamu bla bla bla..."

Waduh, usaha untuk mengembalikan ingatan hafalan beberapa Surat Al-Qur'an yang akhir-akhir ini mulai banyak terlupa jadi terganggu. Waduh ngeri juga ya efek sebuah musik itu, apalagi kalo viral. Terlihat dan terdengar terus. Nggak sadar, diri inipun seolah langsung bisa auto hafal. Padahal, usaha untuk mendapatkan kembali hafalan sedang giat-giatnya dilakukan. Mumpung muharam, tahun baru semangat baru. Eh, ada aja gangguannya.. Hehehe

Ya begitulah hidup ini, pengen berbuat baik ada aja gangguannya. Pengen upgrading diri, ada aja masalahnya.

Meski bagitu, janganlah kalian marah dan berputus asa. Tetap semangat dalam menjalani hidup ini. Terus berfokus pada target hidup dan impian kita. Godaan dan cobaan pasti akan silih berganti mendatangi kita. Menggoda kita agar tidak fokus pada visi dan misi hidup kita.

Sama seperti halnya saat saya mencoba menambah hafalan surat Al-Qur'an saya. Ada saja gangguannya. Pengen sih sejenak  melepas penat dengan membuka sosial media. Melihat kabar saudara, rekan, teman nan jauh disana. Maklumin aja sebagai generasi jaman now. Nggak buka sosmed seharian itu, gimana gitu rasanya. Meski itu hanya sejenak... Dan, keinginan yang sejenak itupun harus dibayar mahal. Kenapa? Karena sesuatu yang harusnya nggak usah saya hafal. Malah jadi terhafal tanpa sengaja.

"Didepan orang tuamu kau malukan diriku...."
Duh, itu nempel terus dalam ingatan. Liriknya, penyanyinya, nadanya dsb. Sebuah video lagu yang tanpa sengaja muncul di beranda. Langsung cleb nancap kuat diingatan. Padahal, untuk ngafalin Al-Qur'an susahnya minta ampun (Maklumin aja bukan usia emas :D ). Ngafalin Al-Qur'an susah, tapi kalo lagu cepet banget hafal. Padahal nggak niat menghafalnya. Tanpa sengaja terdengar langsung auto hafal. Cepet banget! Wkwkwkwk....

Ini jadi sebuah renungan buat kita semua. Bahwa tampaknya kita juga harus terus dan terus menerus, memenuhi jagad sosmed dengan opini-opini Islam. Kenapa? Biar pas kita buka sosmed yang ketemu hal-hal positif dan keislaman sehingga iman kita bisa makin bertambah. Kemudian, mari manfaatkan waktu dengan baik dan bijak. Manfaatkan sarana smartphone dengan baik pula, termasuk sosial medianya.

Dan, dari Alwi pula kita bisa belajar bahwa untuk bisa menjadi terkenal/populer di dunia saat ini. Bisa dilakukan siapa saja, dengan cara yang sangat mudah. Asal ada HP dan kuota. Tinggal kita mau milih atau tidak. Namun, saya tekankan lagi. Apakah itu yang ingin engkau gapai? Bukankah sebagai manusia kita ada kewajiban untuk taat dan beribadah kepadaNya sebagaimana tujuan kita diciptakan oleh Allah SWT dalam QS. Adz dzariyat: 56?
Maka dari itu, sudah semestinya. Marilah kita selaraskan impian hidup kita didunia ini dengan visi akhirat kita. []

0 Comments:

Posting Komentar