Good Morning is Selamat Pagi
Oleh: Mas Aziz Rohman
Good looking? Hm, rasa-rasanya dua kata ini sedang heboh deh beberapa pekan ini. Good looking: pinter ngaji, hafizh qur'an, jago bahasa arab. Subhanallah, kamu masuk kategori good looking dengan kriteria itu nggak?
Agak aneh juga sih saat mendengar statement menteri agama yang menuduh orang-orang good looking dengan kriteria tersebut jadi penyebar radikalisme. Hm... Kadang sempat mikir juga, sebenarnya radikal itu apa sih? Apa sih yang ditakutkan dari seorang hafidz qur'an? Apa sih yang ditakutkan dari seorang ahli bahasa arab? Bukankah setelah Rasulullah wafat, beliau mewariskan pada kita dua hal, Al-Qur'an dan As Sunnah. Agar kita tidak tersesat dalam menjalani hidup ini? Bukankah dengan bahasa arab yang jago kita bisa mumpuni untuk bisa memahami warisan rasul tersebut dengan baik, tentu dengan kaidah-kaidah yang benar sesuai dengan hukum syara'.
Jika yang dimaksud adalah demikian. Agak-agaknya saya pribadi kurang sependapat deh dengan pak menteri soal good looking ini. Mengapa? Karna kalo ada orang yang ngerti agama seperti itu, takutnya nanti malah bisa suudzan. Karena dicurigai macem-macem akhirnya apa? Kita kesulitan nyari orang sholih yang hafizh qur'an dan jago bahasa arab untuk ngajar ngaji teman-teman kita. Ujung-ujungnya apa? Generasi muda kita bisa jauh dari agama. Hm... Ngeri juga ya efeknya jika tidak segera diluruskan statement ini? Ya iyalah, kontroversi bro!
Ehem, eh kak. Lho kak, judulnya good morning tapi bahasnya good looking? Oh iya ya, sampe lupa aku. Wkwkwkwk.... Ini nih kalo ada sesuatu yang viral dan heboh. Pengen gak ngomongin aja, malah ngomongin. Pengen nahan koment, ya tetep aja pengen koment. Ya mau gimana lagi. Lha wong statement tersebut menurut aku salah. Masa sih seorang hafidz qur'an dan seorang muslim yang jago bahasa arab dicurigai yang aneh-aneh. Lak yo enggak banget gitu loh!
Back to the judul. Good morning is selamat pagi. Good looking? Orang yang punya penampilan baik. Bener nggak? Hehehe... Nah, pertanyaannya sekarang. Pagi ini, diwaktu yang luar biasa ini. Sudah berapa nikmat yang telah Allah berikan kepadamu? Kamu bisa terbangun, menghirup udara segar, bisa melihat ayah dan bundamu masih lengkap. Bangun tidur, mandi, sholat subuh, sarapan udah ready aja di meja makan. Ambil gadget, update status. Ternyata masih bisa, kuota masih buanyaaak! Buka FB ditanya, apa yang anda pikirkan?
Disini saya menyampaikan pada kalian semua. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Di pagi ini, sudahkah kalian bersyukur hari ini? Dengan berbagai macam karunia yang telah Allah SWT berikan pada kita, yang tak bisa kita hitung lagi jumlahnya karena saking banyaknya. Layakkah kita menjadi hambaNya yang ingkar kepadaNya, menentang syariatNya, tidak mau menjalankan semua perintahNya? Hm... Yuk mari kita instrospeksi diri kita masing-masing. Semoga sejak pagi hari yang cerah ini, kita menjaga lisan kita dari perkataan yang buruk lagi menyakitkan.
Oke, good morning is selamat pagi. Sudahkah kita bersyukur pagi ini? []
Good looking? Hm, rasa-rasanya dua kata ini sedang heboh deh beberapa pekan ini. Good looking: pinter ngaji, hafizh qur'an, jago bahasa arab. Subhanallah, kamu masuk kategori good looking dengan kriteria itu nggak?
Agak aneh juga sih saat mendengar statement menteri agama yang menuduh orang-orang good looking dengan kriteria tersebut jadi penyebar radikalisme. Hm... Kadang sempat mikir juga, sebenarnya radikal itu apa sih? Apa sih yang ditakutkan dari seorang hafidz qur'an? Apa sih yang ditakutkan dari seorang ahli bahasa arab? Bukankah setelah Rasulullah wafat, beliau mewariskan pada kita dua hal, Al-Qur'an dan As Sunnah. Agar kita tidak tersesat dalam menjalani hidup ini? Bukankah dengan bahasa arab yang jago kita bisa mumpuni untuk bisa memahami warisan rasul tersebut dengan baik, tentu dengan kaidah-kaidah yang benar sesuai dengan hukum syara'.
Jika yang dimaksud adalah demikian. Agak-agaknya saya pribadi kurang sependapat deh dengan pak menteri soal good looking ini. Mengapa? Karna kalo ada orang yang ngerti agama seperti itu, takutnya nanti malah bisa suudzan. Karena dicurigai macem-macem akhirnya apa? Kita kesulitan nyari orang sholih yang hafizh qur'an dan jago bahasa arab untuk ngajar ngaji teman-teman kita. Ujung-ujungnya apa? Generasi muda kita bisa jauh dari agama. Hm... Ngeri juga ya efeknya jika tidak segera diluruskan statement ini? Ya iyalah, kontroversi bro!
Ehem, eh kak. Lho kak, judulnya good morning tapi bahasnya good looking? Oh iya ya, sampe lupa aku. Wkwkwkwk.... Ini nih kalo ada sesuatu yang viral dan heboh. Pengen gak ngomongin aja, malah ngomongin. Pengen nahan koment, ya tetep aja pengen koment. Ya mau gimana lagi. Lha wong statement tersebut menurut aku salah. Masa sih seorang hafidz qur'an dan seorang muslim yang jago bahasa arab dicurigai yang aneh-aneh. Lak yo enggak banget gitu loh!
Back to the judul. Good morning is selamat pagi. Good looking? Orang yang punya penampilan baik. Bener nggak? Hehehe... Nah, pertanyaannya sekarang. Pagi ini, diwaktu yang luar biasa ini. Sudah berapa nikmat yang telah Allah berikan kepadamu? Kamu bisa terbangun, menghirup udara segar, bisa melihat ayah dan bundamu masih lengkap. Bangun tidur, mandi, sholat subuh, sarapan udah ready aja di meja makan. Ambil gadget, update status. Ternyata masih bisa, kuota masih buanyaaak! Buka FB ditanya, apa yang anda pikirkan?
Disini saya menyampaikan pada kalian semua. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Di pagi ini, sudahkah kalian bersyukur hari ini? Dengan berbagai macam karunia yang telah Allah SWT berikan pada kita, yang tak bisa kita hitung lagi jumlahnya karena saking banyaknya. Layakkah kita menjadi hambaNya yang ingkar kepadaNya, menentang syariatNya, tidak mau menjalankan semua perintahNya? Hm... Yuk mari kita instrospeksi diri kita masing-masing. Semoga sejak pagi hari yang cerah ini, kita menjaga lisan kita dari perkataan yang buruk lagi menyakitkan.
Oke, good morning is selamat pagi. Sudahkah kita bersyukur pagi ini? []
0 Comments:
Posting Komentar