Saat Aku Jatuh Cinta
Oleh: Aziz Rohman
Cewek, duh kenapa sih saat kita ngomongin soal cewek. Hati ini kok sukanya itu berdebar-debar aja melulu. Deep, Deep, Deep, Deep.... Kurang lebihnya ya begitulah detak jantung ini kalo udah mendengar namanya. Terdengar suaranya, tersebut namanya. Duh, klepek-klepek deh hati en diri ini. Apalagi kalo ngelihat wajahnya. Di jamin, langsung lemes. “Hm..., ada apa ya? Salahkah aku menyukainya? Salahkah aku menaruh perasaan padanya? Salahkah aku, apa aku salah?” Ungkap isi hati seorang cowok. Duh!
Sststststst.... STOP! JANGAN DI TERUSIN, ENTAR BAPER. Wkwkwk...
Gaes, pernah nggak kalian ngalamin hal yang seperti itu? Hayo ngaku, nggak pernah. Duh, kebangetan! Jangan-jangan kamu nggak normal ya? Enggak kan. Hm… gaes. Perasaan ini nih, kadang-kadang jengkelin bin nyusahin. Suka bikin pusing kepala. Kemana-mana bayangan wajahnya selalu saja hadir. Mau tidur, ingat. Mau mandi, ingat. Mau makan, ingat. Apalagi pas berangkat sekolah, di jalan ketemu sama si dia. Rasanya, nano-nano deh pokoknya. Seharian nggak lihat dia, kangen setengah mati. Giliran ketemu, lemes. Wow, betapa ngerinya perasaan ini.
Hm... Gimana dong, mengendalikannya agar tak jatuh pada lubang maksiat. Kata ustadz, pacaran itu dosa. Kalo nggak nembak dia, ini gimana dong? Perasaan ini benar-benar nyusahin. Ungkap isi hati seorang cowok.
Hm.. sobat, kamu harus paham. Bahwa manusia itu memiliki tiga buah naluri. Naluri beragama (garizatun tadayyun), Naluri mempertahankan diri (garizatul baqa') dan Naluri menyukai lawan jenis (garizatun nau'). Dan pada pembahasan kali ini yang bakalan kita bahas tuh, naluri menyukai lawan jenis (garizatun nau').
Yang namanya naluri nih gaes, ini kalo nggak di penuhin keinginannya. Itu nggak bakalan bikin kamu mati. Beda ama kebutuhan jasmani. Kalo kamu laper ato kehausan. Terus, nggak makan, enggak minum. Lama-lama kamu bisa mati kelaparan, mati kehausan. Tapi, kalo naluri tidak tersalurkan. Kamu nggak bakalan mati, tapi bisa bikin kamu gelisah. Catet!
Tiap anak remaja. Yang udah mau gedhe ato istilah kerennya sih ABG, Anak Bapak Gue. Eh, maksudnya tuh Anak Baru Gedhe.. Hehe. Yang namanya ABG tuh, Itu pasti jauh di lubuk hatinya yang terdalam. Udah pada mulai muncul benih-benih perasaan suka dengan lawan jenis. Dan yang harus kamu pahami, bahwa satu-satunya jalan untuk melampiaskan hal ini. Yang di benarkan oleh agama,itu namanya nikah. Bukan yang lain!
Lha, terus. Aku di suruh nikah gitu? Ya, kalo kamu udah baligh dan siap dengan semua tanggung jawab sebagai ayah atau ibu di dalam kehidupan berumah tangga, why not? Daripada kamu kepikiran terus. Datengin aja walinya, ajakin nikah. Itu kalo kamu berani, kalo enggak. Ya, tentu kamu harus dengerin nih beberapa saran berikut. Apalagi kamu yang masih duduk di bangku sekolah, nggak mungkin kan nikah. Kecil-kecil kok jadi manten, masih sekolah kok pengen nikah. Tiap hari aja masih minta uang jajan, gitu mau nafkahi anak orang. Kan, enggak mungkin... Ya kan, ya kan...
Gaes... Kamu harus tahu nih. Saat hatimu ada getaran-getaran perasaan suka dengan lawan jenis. Ato saat kamu sedang jatuh cinta. Kamu jangan bingung, santai dan enjoy aja. Artinya kamu itu normal, tidak sedang kelainan jiwa. Yang namanya laki, pasti tertarik pada perempuan. Begitupun sebaliknya.
Dan yang paling penting disini adalah bagaimana kamu merespon perasaan ini. Jangan sampai kamu salah menyikapinya. Kendalikan perasaan ini, agar tidak berujung pada dosa. Makanya, kamu harus memperhatikan seluruh tindakan dan perbuatanmu. Kendalikan nafsumu!
Jaga pandangan, matamu jangan jelalatan! Apalagi suka lihat ke arah atau melirik cewek-cewek. Nggak boleh, dosa! Allah SWT berfirman: "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." (QS. An-Nur: 30)
Jaga diri, jaga pandangan, jaga hati, jaga kemaluan, kendalikan nafsu. Caranya gimana? Perbanyak ibadah, salah satunya perbanyak puasa sunnah. Puasa Senin-Kamis, oke. Puasa Daud, juga oke. Lakukan jika kamu belum siap nikah. Agar nafsumu itu bisa terkendali dengan baik.
Trus, Jangan suka ngelamun, nggak baik! Karena ngelamun, bisa bikin setan jadi mudah membisiki dirimu agar kamu bermaksiat. Apalagi ngelamunin cewek. Jangan! Nggak boleh! Lagian, melamun tuh adalah kerjaannya para pemalas. Dan, di dalam Islam kita di larang untuk bermalas-malasan.
Makanya, jangan suka ngabisin waktu untuk hal-hal tak berguna, unfaedah, nggak berpahala. Manfaatkan waktu, masa mudamu untuk banyak-banyak belajar dan belajar. Terlebih ilmu agama, agar dirimu tak tersesat di dunia dan di akhirat kelak. Semoga kamu istiqomah menghadiri majelis-majelis ilmu dan kebaikan.
Jatuh cinta? Jangan bingung, kendalikan perasaanmu. Jangan terlena dengan kenikmatan sesaat. Jauhi pergaulan bebas, tolak maksiat pacaran! Manfaatkan masa mudamu untuk kegiatan positif bernilai pahala. Insyaallah, usia mudamu menjadi berkah. []

0 Comments:
Posting Komentar