Jalan Yang Lurus


Oleh: Aziz Rohman

Sobat, pernah nggak kamu tersesat dalam sebuah perjalanan? Di sebuah jalan baru, yang kamu enggak pernah tahu sebelumnya. Itu jalan namanya apa dan akan menuju kemana.

Gimana rasanya. Pasti rasanya itu bingung, sedih, susah ya kan? Namanya juga tersesat, pasti bingung dong. Ya kan... Hehe

Nah, dalam kebingungan ini. Apa yang harus kamu lakukan agar bisa sampai ke tempat tujuan. Pastinya, kamu harus lihat petunjuk arah di jalan, bertanya arah jalan ke orang di sekitar lokasi atau lihat smartphone untuk tahu arah jalan yang benar ke tempat tujuan via google maps.

Kalo nggak tahu dan nggak berani tanya. Pasti kamu bakalan muter-muter kebingungan. Bisa-bisa nyasar, kehabisan bahan bakar kendaraan. Susah deh jadinya...

Sobat, begitulah sejatinya dirimu dalam menjalani hidup ini. Kamu hidup, itu punya arah dan tujuan. Dan bagaimana caranya agar hidup yang kita jalani ini bisa sampai pada tujuan sebenarnya. Tentu, kamu harus punya sebuah pedoman hidup. Yang menunjukkan arah jalan hidup yang benar, yang tidak menyesatkan.

Persis, saat kamu sedang dalam sebuah perjalanan. Kamu harus tahu arah jalan tujuan. Ini nanti lewat jalan yang mana, belok kiri apa belok kanan, berbelok atau lurus, naik ataukah turun. Semuanya kamu harus tahu. Dan kalo kamu belum tahu, baiknya kamu mencari tahu terlebih dahulu. Bisa bertanya atau membawa peta agar tidak tersesat kemudian.

Sobat, jika hidup diibaratkan sebuah perjalanan, tentu agar perjalananmu menyenangkan dan tidak membuatmu tersesat. Maka, kamu harus tahu arah jalan hidup ini. Tujuan hidupmu untuk apa, kamu harus bagaimana. Semua harus kamu ketahui agar kamu tidak tersesat, tidak salah jalan.

Jika tahu jalan, tahu arah hidup yang benar, kamu bakalan enjoy menjalani hidup. Sama seperti saat kamu bepergian dan tahu arah jalan tujuan. Kamu bakalan enjoy dalam perjalanan. Tidak was-was, bimbang, apalagi kebingungan.

Dan di dalam menjalani hidup. Kamu diberikan sebuah pedoman hidup. Yang jika kamu mengikutinya, insyaallah kami tidak akan pernah salah jalan. Apalagi tersesat, tidak mungkin dan tidak akan pernah. Apa pedoman hidup kita, Al-Qur'an dan As Sunnah.

Sekarang pertanyaannya, sudahkah kita  membaca Al-Qur'an hari ini? Sudahkah kita membacanya, mempelajari dan memahami isi serta kandungannya, dan juga mengamalkannya. Sudahkah kita benar-benar taat kepadaNya. Menjalani hidup sesuai dengan perintahNya dan menjauhi semua laranganNya. Menjadikan Al-Qur'an dan As Sunnah sebagai pedoman hidup yang sebenarnya, sudah?

Jika belum, mari bersegera kembali pada jalan yang lurus. Jalan yang telah diberikan nikmat olehNya. Janganlah kamu, memilih jalan yang dimurkai olehNya. Apalagi memilih jalan orang-orang yang tersesat. []

0 Comments:

Posting Komentar