Kembali Bersekolah, Mari Kita Raih Kesuksesan


Oleh: Aziz Rohman

Sobat, gimana nih punya kabar? Udah hampir sebulanan nih kalian libur sekolah. Ada libur lebaran, tambah lagi libur kenaikan kelas. Btw, kalian udah pada siap pergi ke sekolah lagi belum?

Apa? belum siap... Waduh, capek deh. Gaes, terkadang waktu itu melenakan. Membuat kita jadi terlena. Ayo coba sebutin, liburan kemarin kalian pada ngapain aja? Main layangan, memancing, sepedaan atau ...

Hm... Sempat buka buku pelajaran apa enggak? Nah, sobat.. sekarang waktunya bagi kalian untuk persiapkan diri ke sekolah. Jika liburan kemarin kalian pada jarang belajar. Now, waktunya kalian berubah dan mempersiapkan diri.

Back to school, beraktifitas kembali sebagaimana seorang pelajar. Semoga kalian nggak di ninabobokan sama yang namanya, liburan. Yang hari-harinya hanya di habiskan untuk bermain sepanjang hari.

Sesungguhnya, hanya orang-orang yang merugi saja yang hari-harinya itu tidak berubah. Pengen jadi orang rugi? Enggak kan... Makanya. Now, saatnya kita berubah!

Balik ke sekolah, saatnya kalian bertemu dengan teman-teman lagi. Siap-siap ngerjain PR dan harus akrab dengan buku-buku pelajaran. Bagi, kalian yang udah pada di terima jadi siswa baru di sekolah impian masing-masing. Selamat, saatnya kalian mikir. Upgrade diri dengan berbagai pengetahuan baru, di level yang baru.

Mikir, yang bener oh ya.. Sebab aktifitas berpikir adalah sesuatu hal yang wajib di lakukan setiap manusia. Nggak sekedar mikirin pelajaran dengan seabrek PR dan tugas-tugasnya aja. Kita juga perlu mikirin yang lain, apa? Mikir masa depan!

Kalian pengen sukses kan, pengen jadi yang terbaik kan. Nih, ada sebuah nasehat dari Imam Syafi'i, seingat kakak beliau pernah mengatakan: "Bersusah-payahlah, sebab kenikmatan hidup direngkuh dalam kerja keras.“

Sobat, nggak ada kesuksesan dan kenikmatan hidup yang di raih secara mudah. Semuanya butuh kerja keras dan pengorbanan. Nggak ada yang instan, kecuali hanya mie instan. Kalian bukan mie kan, kalian manusia.. Makanya, jangan berpikir untuk mendapatkan sesuatu secara instan.

Pengen berangkat sekolah tepat waktu, tapi bangun kesiangan. Pengen dapet rangking satu, tapi males belajar. Pengen sukses, tapi nggak mau kerja keras. Pengen masuk surga, tapi males beribadah. Mana bisa semua kebaikan dan kenikmatan itu di dapat, nggak mungkin.

Jadi Gaes.. Kembali ke sekolah. Saatnya bagi kita untuk berpikir kembali soal masa depan. Nggak sekedar mikir soal kesuksesan dunia aja loh ya, tapi juga harus mikirin sukses akhirat. Karena hidup kita tuh nggak cuma di dunia aja, tapi sampai pada akhirat.

Beberapa saran dari kakak yang bisa kalian praktikan agar sukses dunia akhirat, diantaranya:

Pertama, berpikirlah sebelum berbuat. Kita bukan hewan, kita punya akal buat mikir. Setiap amal perbuatan ada akibatnya. Jadi, sebelum berbuat berpikirlah juga tentang dosa serta pahala. Meraih sukses harus dengan cara yang baik dan tidak bertentangan dengan syariat Islam. Agar selamat dunia hingga akhirat.

Kedua, atur waktu dengan baik. Jangan disia-siakan, apalagi ngabisin waktu luang, hanya untuk bermain aplikasi goblok. Eman-eman usia mudamu. Mending buat belajar lagi, lebih-lebih belajar agama. Ngaji! Biar tahu halal haram, pahala dan dosa. Biar bisa mikir sebelum berbuat. Mikir surga dan juga neraka. Karena hidup ini bukan hanya untuk main-main aja, tapi untuk beribadah dan taat pada aturanNya.

Ketiga, upgrade tsaqofah Islam kalian dengan benar. Jujur aja nih, akhir-akhir ini banyak berkembang opini negatif yang diarahkan pada Islam. Padahal, Islam itu rahmatan lil alamin, tapi bagi orang jahat selalu di opinikan negatif.

Contohnya: Kemarin ada larangan cadar, hijab dsb. Belum lagi opini negatif tentang terorisme yang selalu saja di arahkan pada Islam. Kata "kafir" yang sejatinya ada dalam Al-Qur'an di permasalahan. Waduh, bahaya nih jangan sampai kita terbawa opini busuk mereka. Apalagi sampai membuat kita menyalahkan saudara seiman kita.

Belum lagi, pergaulan saat ini yang benar-benar tidak Islami. Kalian perlu juga upgrade tsaqofah, biar tahu apa saja aturan hidup Islam itu. Agar tak terjerumus pada pergaulan bebas. Biar jadi anak sholeh kebanggaan ayah bunda. Makanya, nggak usah ragu datengin majelis taklim, datengin pengajian, datengin majelis ilmu.

Belajarlah Islam dengan benar, sebagaimana yang telah di ajarkan Rasulullah saw. Jangan dipilih yang menurut pandangan manusia yang enak aja. Jangan pernah ashobiyah dengan satu kelompok atau golongan kita. Karena Islam itu hanya satu, nggak usah dikasih embel-embel ini itu. Karena Islam itu rahmatan lil alamin, kemaslahatan Islam itu hanya bisa di rasakan saat Islam di terapkan secara keseluruhan. Di pakai sebagai aturan hidup manusia dimanapun dia berada dan kapanpun itu, hingga hari kiamat tiba.

Keempat, jangan takut berdakwah. Gaes, dakwah itu bukan hanya tugas ustadz, kyai atau ulama aja. Tapi tugas semua umat Islam. Anak sekolahan seperti kalian juga bisa kok berdakwah. Jika sudah tahu kebenaran Islam, jangan lupa sampaikan ke yang lain. Jangan biarkan kebenaran itu berhenti hanya pada dirimu saja. Sampaikanlah pada yang lain, meski yang kamu tahu itu hanya satu ayat. Begitulah pesan nabi kita. So, jangan ragu-ragu berdakwah ya. Sampaikanlah dengan cara yang baik, penuh hikmah dan pelajaran.

Oke sobat, saatnya kembali bersekolah. Saatnya kembali belajar lebih tekun dan lebih giat lagi. Jangan lupa ngaji, karena dalam memahami Islam itu nggak cukup hanya mengandalkan pelajaran PAI di sekolah aja. Jangan takut gabung rohis, rohis bukanlah sarang teroris. Jangan takut dateng ke masjid, masjid bukan tempat lahirnya orang radikal. Itu hanya opini orang jahat yang ingin menjauhkan generasi muda, jauh dari Islam. Jika sudah paham Islam dengan benar, jangan lupa berdakwah ya. Sampaikan ke teman-teman kita yang lain. Agar mereka juga paham Islam dengan benar.

Oke Gaes... Yang semangat sekolah dan juga ngaji ya. Buatlah bangga ayah bunda dan guru-guru kita. Jadilah anak sholih-solihah kebanggaan mereka semua. []

0 Comments:

Posting Komentar