Kelulusan Yang Membanggakan


Oleh: Aziz Rohman (Tim Soeara Peladjar Bangkit)

SOEARA-PELADJAR.COM - Tidak ada kata syukur luar biasa yang terucap, selain Alhamdulillah...
Alhamdulillah, bisa lulus dengan nilai terbaik.

Nilai hasil UNBK telah diumumkan. Gimana dengan nilai kalian? Tidak mendapat nilai tertinggi, itu sih nggak masalah. Terpenting nilai yang kita dapat adalah hasil kerja keras diri sendiri.

Nilai hasil kerja keras kita. Nilai terbaik, tanpa nyontek. Asli buah kerja keras dan kejujuran. Tentu, pasti akan membanggakan ayah bunda. Juga bapak ibu guru di sekolah, pastinya.

And, satu hal yang perlu di catat kids jaman now. Jangan pernah merasa minder, malu dengan keadaan. Terus berusaha keras. Insyaallah, cita-cita akan mudah untuk di raih dan di dapat.

Jangan pernah merasa malu dengan keadaan ortu kita. Kita nggak sedang hidup dalam layar kaca sinetron. Yang diisi dengan penuh jutaan kebohongan.

Dalam sinetron yang sering kita lihat.
Banyak alur cerita mengisahkan. Ngaku kaya, tapi ....
Ngaku anak orang kaya, padahal ...
Ngaku pintar, aslinya ...

Sobat, jangan pernah menyerah dengan keadaan. Naruto aja, meski saat SD bodoh minta ampun. Kurang kasih sayang ortu dan di jauhi teman-temannya. Pas udah gedhe, nyatanya bisa wujudkan mimpinya, jadi hokage.

Ada juga si Asta, si muka tembok. Dari kasta rakyat jelata, tanpa keahlian. Nggak punya mana sama sekali. Tapi, berkat usahanya diapun akhirnya, di akui. Sebagai salah satu kesatria sihir terbaik di kelompok banteng hitam Kerajaan Clover.

Kamu nggak punya bakat dan kemampuan, pemalu lagi. Di tambah fisik yang sangat lemah, sama sekali nggak bisa main sepakbola. Tapi, kamu ingin bisa diakui dan dianggap ada. Jangan menyerah, teruslah berusaha dan bekerja keras.

Ada Si Tsukamoto Tsukushi yang bisa menginspirasi dirimu lewat Days Soccer. Si bodoh yang tahu diri, tapi karena kerja kerasnya diapun diakui sebagai salah satu pemain bola hebat milik Seiseki.

Eh kak, itu kan dalam cerita film kartun. Mana bisa dilakukan di dunia nyata? Kita mah hidup di dunia nyata, bukan dalam cerita film. Tapi, beneran deh cukup menginspirasi...

Yah, kamu benar itu cerita dalam film. Tapi, bukan berarti kamu tak bisa mengambil pelajaran darinya. Banyak hal baik dan buruk dalam film. Tentu kamu wajib bisa memilih dan memilah mana tontonan yang baik dan tidak.

Tapi, kalo bicara soal minder dan nggak pede. Kamu musti sadar! Bahwa kamu adalah muslim, umat terbaik. Umat number one! So, jangan minder apalagi nggak pede.

Meski kita bukan siapa-siapa, bukan anak tokoh masyarakat dan katakanlah bukan keturunan darah biru. Kita masih tetap bisa berprestasi, membanggakan ortu kita.

Dari Jombang ada teman kita, Fera Febiyanti dengan keadaan keluarga yang dimiliki. Dia masih tetap bisa berprestasi. Meski ayahnya hanya penjaga WC umum, faktanya nilai terbaik UNBK Se-Jawa Timur berhasil dia raih. Dan Alhamdulillah, telah diterima di salah satu perguruan tinggi negeri di Malang lewat jalur SNMPTN. (surabaya.tribunnews.com/2018/05/04/anak-penjaga-wc-umum-di-jombang-raih-nilai-unbk-smk-terbaik-se-jawa-timur)

Kakak pikir... dengan keadaan ayahnya sebagaimana dalam pemberitaan. Bisa dikatakan bahwa (mohon maaf), sebenarnya keadaan ekonomi keluarga teman kita ini pas-pasan. Tapi toh faktanya dia tetap, bisa berprestasi. Lha, kamu gimana? Yang terlahir di keluarga berkecukupan. Sudah bisa membanggakan orang tua???

Jika belum, yuk mari kita bikin ortu kita bangga. Bukan sekedar membuat wajahnya tampak tersenyum dengan raut muka rasa bangga. Tapi, juga bisa menyelamatkan mereka kelak nanti saat akhirat.

Yuk, mari kita buat ortu kita bangga. Mari kita akhiri ujian ini dengan lulus sebagai predikat terbaik. Lulus dari ujian dunia dengan predikat sebagai penghuni surga.

Jadilah anak sholih sholihah, yang senantiasa mendo'akan ibu bapak kita.

Sekarang, kita sudah lulus dari sekolah. Mari rayakan kelulusan dengan penuh rasa syukur, tanpa hura-hura. Apalagi, corat-coret baju seragam. Nggak!!! Masih ada ribuan aktifitas yang menunjukkan rasa syukur, yang lebih bermanfaat dan bernilai pahala.

Usia muda bukan untuk di sia-siakan. Tapi, harus di optimalkan secara maksimal agar bisa membuat sebuah kebanggaan. Habiskan waktu usia mudamalu untuk ngaji dan belajar dengan baik. Agar sukses di dunia, sukses juga di akhirat.

Muhammad Al Fatih telah mengispirasi kita, dalam sebuah kisah nyata. Bukan dongeng, bukan pula cerita anime apalagi Film Hollywood. Ini kisah nyata, sebuah fakta yang harus diketahui setiap remaja muslim.

Beliau telah menaklukkan Kota Konstantinopel, mewujudkan janji Rasulullah. Kotanya Heraklius (Konstantinopel) yang akan takluk terlebih dahulu, baru kemudian kota Roma. Begitulah sabda Sang Nabi.

Jadi sobat, mari kita lulus dengan predikat terbaik. Dengan taat pada aturan Allah SWT secara kaffah. Lulus ujian sekolah dengan baik. Lulus ujian kehidupan dengan sempurna.

Mari kita banggakan orang tua dan guru-guru kita. Mari jadi anak sholih sholihah, lulus dari ujian kehidupan dengan baik dan benar. Kembali dibangkitkan sebagai seorang penghuni surga.

Jangan pernah merasa minder, apalagi nggak pede sama keadaan sekarang. Entah, akan jadi apa kelak kita saat dewasa nanti. Asal kamu tetap berpegang teguh pada tali agama Allah. Memperjuangkan agamanya, Insyaallah surga bisa kalian raih.

Mari, jadi lulusan terbaik nan membanggakan. Mari, jadi muslim taat dan perjuangkan syariat. Buat ayah bunda dan keluarga kita bangga. Percayalah, kita adalah anak cucu para pejuang. Generasi penerus Muhammad Al Fatih, yang akan merealisasikan sabda Rasulullah SAW. Menaklukkan Kota Roma. Allahu Akbar!! (sp)

0 Comments:

Posting Komentar