Cerita Tentang Seorang Penyanyi


 Cerita Tentang Seorang Penyanyi


Beberapa kali search Farel Prayoga dan melihat beberapa videonya. Saya semakin paham mengapa Pasha Ungu berkata sangat disayangkan bahwa ybs menyanyikan lagu orang dewasa. Dia berbakat dalam bernyanyi, hanya saja lagu yang dibawakan kurang tepat dari segi usianya katanya.


Lalu suatu ketika saya duduk di warkop sambil ngopi. Denger suaranya bang Maulana Ardiansyah mengcover lagu om Thomas Arya yang judulnya "dermaga biru" dengan versi ska. Cukup digandrungi anak-anak muda sekarang. Kok tahu nama penyanyinya? Makanya main Tiktok biar tahu. Wkwkwkwk.....


Seingat saya ini lagu sudah cukup lama. Mungkin 15 tahun lalu, setelah banyak di cover dengan berbagai versi. Akhirnya, penyanyinya membawakan ulang lagunya. Berduet sama Elsa Pitaloka. 


Cukup kaget aja, beliau sekarang berkerudung. Seingat saya dulu saat beliau rilis lagu dan berduet dengan om Thomas membawakan lagu "Satu hati sampai mati" beberapa tahun silam, mungkin lima tahun lalu. Seingat saya beliau masih belum berkerudung. Kok tahu mas, mengikuti ya? Iya, soalnya lagu tersebut cukup populer diputar saat hajatan di Jawa, meski versi dangdut koplo sama penyanyi lokal beberapa tahun silam. Sebagai seorang yang bermasyarakat, untuk bisa nyambung obrolan dengan tetangga tentang lagu yang sedang hits. Tentu saya juga harus update, biar gak kudet gitu. Hehe...


Kembali lagi ke tampilan beliau terbaru tahun ini. Meski belum syar'i sebagaimana hijab syar'i yang saya pahami. Namun, ini cukup menarik. Mengapa? Ternyata, dakwah itu pelan tapi pasti akan merasuk kemana saja. Dan setiap muslimah pastinya di hati kecilnya pengen berhijab. Hanya, saya selalu dan selalu terhalang oleh kata "tapi".


Tapi aku belum siap, tapi aku masih malu, tapi aku masih ragu dan berbagai lanjutan kata "tapi" lainnya. Sayangnya, semua hanya bicara tapi dan tak juga segera menunaikan kewajibannya untuk menutup aurat secara sempurna.


Jadi mas, ini tulisan bahas apa? Ini tulisan bahas lagu yang viral di kalangan anak muda sekarang. Banyak lagu dari orang-orang Minang yang banyak dinyanyikan orkes Melayu di Jawa dengan versi dangdut koplo. Misalkan: Emas hantaran, rembulan malam, orang ketiga, dll. Yang akhirnya, sadar atau tidak. Fakta membuktikan ada salah satu penyanyi dangdut koplo bisa manggung ke istana negara kemarin.


Terus apa lagi? Begini loh ternyata, banyak yang viral itu terkadang banyak diketahui orang karena dibawakan ulang dan dicover penyanyi lain. Yang bahkan penyanyi aslinya jarang sekali muncul di tempat publik. Kecuali, di channel YouTube pribadi dan label penyanyi ybs (menurut saya sih). 


Pelajarannya apa? Terkadang apa yang kita sampaikan itu boleh jadi tidak didengar orang lain secara luas. Namun, karena ada satu orang yang mendengar secara tepat. Lalu menyampaikan ulang sebagaimana penjelasan kita. Dan itu malah bisa tersampaikan dengan baik di tengah-tengah masyarakat. Hingga, semua masyarakatpun hijrah karenanya. Hijrah semakin dekat kepada Tuhannya. 


Jadi, yuk hijrah dan ajak semuanya semakin taat kepada aturan Yang Maha Pencipta, Allah SWT. [] Mas Aziz Rohman 

0 Comments:

Posting Komentar