Tanggapan Ceramah: "Ngaji, Ngajio! Utuk, Utuko!"

 Manusia berperilaku berdasarkan pemahaman yg dimilikinya. Penceramah harus menyentuh pemikirannya agar yang dinasehati bisa paham betul. Mungkin awal-awal bisa menggunakan perasaan, namun harus ada di satu titik memahamkan mereka dengan pemahaman yang benar. Jika pemahamannya sudah benar, insyaallah perilakunya juga akan benar


Jujur saja, ini video cuma potongan. Tak bisa dan tak berani saya menjustifikasi ybs begini dan begitu. Tapi, jika keseluruhan ceramahnya spt itu. Saya pikir berdakwah spt ini kurang tepat. Terlebih di jaman sekarang. Orang yg nggak sholat dan orang yang suka mabuk. Sebenarnya mereka itu paham yg mereka lakukan itu salah dan mereka paham yang benar itu bagaimana. Sayangnya mereka belum ada 'krenteg' alias niat untuk berubah. Belum mendapatkan pencerahan yang pas agar mau berubah


Kok tahu mas? Heleh, bbrp tahun terakhir saya mengajak para bocil epep dan bocil ML supaya mau sholat susahnya minta ampun. Kenapa? Orang tuanya gak sholat! Mereka paham itu wajib, tapi belum juga mau menjalankan. Sama juga soal yang suka minum miras, itu para bocil tahu dan paham saat dinasehati. Tapi, ya gimana lagi yang gak sholat, yang mendeman itu bapaknya, kakaknya, masih kerabatnya..Ngeri! Semoga saja semua mendapat hidayah. Saya juga menasehati jika ketemu, tapi ya tidak sbgmn cuplikan video ini caranya. Astaghfirullah....


Semoga kita semuanya dimudahkan dal berdakwah, memberikan nasehat yang benar dengan cara yang benar serta baik juga tentunya. Sehingga, umat manusia di muka bumi ini bisa selalu taat kepada Allah SWT dalam seluruh aspek kehidupan. Aamiin ya rabbal alamin

0 Comments:

Posting Komentar