Diantara Tanda-tanda Diterimanya Taubat Kita

Oleh: Aziz Rohman


Setiap Jumat khatib selalu mengingatkan kita untuk senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kita. Kita dinasehati supaya senantiasa bertaqwa kapanpun dan dimanapun kita berada. 


Dan, kalo diingat-ingat nih gaes. Entah udah berapa kali ya kita melakukan maksiat, baik yang disengaja ataupun tidak. Mulai yang dari yang sekedar ngomongin orang, berkata kotor, membantah perintah ortu sampe lupa sholat subuh karna ketiduran. Waduh...


Setelah kita menyadari bahwa kita telah melaksanakan sebuah kesalahan, pastinya kita bakalan bertaubat. Dan, tahu nggak sih terkadang kita sempat mikir. Taubat kita yang kemarin itu diterima atau tidak? Kok rasanya ada yang masih mengganjal di hati. Hm... 


Terus, apa aja sih kira-kira diantara tanda-tanda taubat kita diterima? Yuk, baca tulisan ini sampe selesai ya. :)


Kalo menurutku sih. Yang pertama, Menjauhi para ahli maksiat. Why? Karena orang yang udah mengatakan dirinya bertaubat. Pastinya dia nggak bakalan melakukan kesalahan yang sama. Dia pasti akan selalu menjaga dirinya agar tidak bermaksiat lagi. Dia akan menjaga dirinya dengan menjauhi para pelaku maksiat. Karena dengan menjauhi mereka maka godaan untuk kembali bermaksiat bisa di cegah. Menjauhi para ahli maksiat dan beralih bergaul dan berteman dengan para ahli ibadah. Agar semangat ibadahnya bisa terjaga. Berkumpul dengan orang shalih akan senantiasa membuat  hati kita tenang dan menjauhi dari pikiran maksiat.


Kedua, Menjauhi perbuatan yang menjurus pada kemaksiatan. Bagi setiap orang yang bertaubat dalam dirinya pasti bakalan ada alarm khusus, yang akan memberikan sebuah warning. Jika dia melakukan sesuatu dan yang dilakukan itu bisa membuatnya bermaksiat kembali. Dia harus berhenti melakukan itu dan menjauhi setiap perbuatan yang bisa menyebabkan dia tergelincir ke kubangan dosa lagi. Makanya, kita harus selalu dan senantiasa berpikir terlebih dahulu sebelum berbuat. Dipikir dulu ini baik atau buruk, ini berpahala atau berdosa, ini ibadah atau maksiat, bisa menghantarkan ke surga ataukah ke neraka.


Ketiga, Menjadikan akhirat sebagai prioritas utama. Orang yang sudah berhijrah dan bertaubat, pasti dia bakalan meninggalkan kesenangan duniawi yang hanya sesaat. Pikirannya pasti akan selalu mengarah ke akhirat.

Setiap aktifitasnya pasti akan menjadikan akhirat sebagai prioritas utama. Karena dia sadar duhnia hanyalah sementara dan sesaat, namun akhirat adalah selamanya. Target-target duniawi yang ingin diraih pasti bakalan diselaraskan dengan target akhiratnya. Dunia akan diambil secukupnya dan akhirat pasti akan dijadikan prioritas utama. 


Keempat, Mencurahkan segala potensi yang ada pada dirinya hanya untuk Allah semata. Orang yang sudah bertaubat itu dia akan selalu mencurahkan tenaga, pikiran dan apapun potensi yang dimilikinya hanya untuk beribadah taat kepadaNya. Akan dikerahkan apapun yang dimilikinya untuk meningkatkan amal ibadahnya. HP di genggaman bukan lagi digunakan untuk sekedar main FF ataupun PUBG. Bukan digunakan untuk tiktokan atau browsing yang gak jelas. Tapi sarana dan prasarana yang ada, bakalan digunakan untuk meningkatkan kualitas dirinya. Mengikuti kajian online, dengerin ceramah para kyai, ustadz dsb. Pokoknya segala anugerah yang telah Allah berikan pada dirinya. Baik itu dirinya sendiri ataupun fasilitas yang ada, selalu digunakan untuk meningkatkan kualitas imannya.


Nah gaes, itu sedikit pendapatku mengenai beberapa tanda-tanda diterimanya taubat kita menurutku. Semoga bermanfaat dan jangan pernah menyerah untuk menggapai ridhaNya. Semangat!!! []

0 Comments:

Posting Komentar