Mekkah, Impian dan Muhammad Al Fatih


Oleh: Aziz Rohman

Gaes, awal tahun baru ini begitu berkesan. Nggak tahu kenapa rasa-rasanya diri ini lebih bersemangat daripada tahun-tahun kemarin. Kamu gimana, masih semangat ngejalani hidup? Alhamdulillah, barakallahufikum.

Rabu, 15 Januari 2020 memang hari yang spesial. Bukan karena aku berulang tahun sih atau sedang dapet hadiah tahun baru. Tapi, karena kemarin itu adalah hari ke 584 tahun hijriah atau 567 tahun masehi peringatan penaklukan Konstantinopel. Tepatnya tanggal 20 Jumadil Ula 1441 H. Konstantinopel sendiri takluk oleh Al Fatih pada tahun 857 H / 1453 M.

Beruntungnya lagi kemarin aku sempat hadir di acara peringatan tersebut. Yang diselenggarkan oleh Majelis Taklim Ibadurrahman Jombang. Mengingatkan kembali pada diri ini bahwa umat Islam pernah berjaya. Umat Islam pernah menorehkan sejarah fenomenal dengan menaklukkan Kota Konstantinopel, Ibu Kota Kekaisaran Romawi Timur. Sebuah negara adidaya saat itu.

Persis, persis sebagaimana dalam sebuah hadits dikatakan bahwa dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash berkata, Saat kami dengan menulis di sekeliling Rasulullah SAW, tiba-tiba beliau ditanya tentang kota manakah dari kedua kota yang akan dibebaskan terlebih dahulu, Konstantinopel atau Roma? Maka, Rasulullah SAW menjawab, Kota Heraclius akan dibebaskan terlebih dahulu.” Maksudnya adalah Konstantinopel. (HR Ahmad)

Yang menarik disini adalah sosok bagaimana seorang Mehmed kecil. Yang melalui bimbingan gurunya Syaikh Aaq Syamsuddin mampu mewujudkan mimpi masa kecilnya, menaklukkan Konstantinopel. Menjadi sebaik-baik pemimpin, memimpin sebaik-baik pasukan. Persis sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Saw. Subhanallah...

Nah, menariknya disini adalah bagaimana seorang Mehmed mampu mewujudkan mimpinya masa kecilnya. Seolah menampar kita semua, kita punya segudang mimpi. Punya seabrek impian tapi malah terkadang tak terlalu serius dalam meraihnya. Ingin ini, pengen jadi gitu. Tapi males-malesan menggapainya. Endingnya apa? Mimpi itu kandas ditengah jalan. Ambyar...

Kisah Al Fatih untuk mewujudkan impian masa kecilnya mengingatkan Al faqir tentang kisah beberapa tahun silam. Sekitar tahun 2011 atau 2012 an. Saat ditanya oleh guru saya. Apa impianmu? Saya jawab, "Saya ingin ke tanah suci". Kebayang nggak, bahwa mimpi itu terwujud. Duh, rasanya bagai pungguk merindu bulan. Hidup pas-pasan, motor aja belum punya. Kemana-mana nyari tebengan biar bisa ngirit. Eh, malah pengen ke tanah suci. Duh, rasanya itu hal yang mustahil. Tapi, di akhir 2018 Allah mewujudkan mimpi itu. Nggak tahu dari mana tiba-tiba aja ada rizki dariNya. Melalui Abi Aziz beliau berkata, "Ziz kamu umroh ya". Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar! Meleleh air mata ini. Jazakallah khairan katsiran bi... (Oh iya, aku nggak sedang pamer loh. Tapi, mau berbagi kisah saja. Dan disini, Abi Aziz ini orang lain, bukan bapak saya, keluarga juga bukan :D. Namanya aja sama Aziznya. Beliau adalah bos saya saat ini. Biar kalian nggak salah sangka, "Oh dibayarin bapaknya pantesan..." Enggak! Aku harap tuduhan itu nggak muncul. Oke? Hehehe)

Kembali lagi ke Muhammad Al Fatih. Mehmed kecil, begitu terobsesi akan mimpinya. Pagi, siang, malam dan berbagai hal yang ada hubungannya dengan Konstantine beliau pelajari. Kondisi geografis, tebal dinding konstantin, hingga masyarakatnya dsb. Beliau amati dan pelajari betul-betul. Guna mewujudkan mimpinya. Tak lupa beliaupun bertaqarrub kepada Allah, menjauhi maksiat dan senantiasa berdo'a kepadaNya. Dan singkat cerita atas bimbingan Syaikh Syamsuddin akhirnya Mehmed-pun mampu mewujudkan mimpinya. Menaklukkan Konstantinopel diusia yang masih sangat muda, 21 tahun.

Apa pelajaran yang bisa kita ambil? Jangan takut bermimpi! Dengan usaha, ikhtiar, kerja keras dan do'a. InsyaAllah setiap mimpi kita bisa kita raih. Sama sebagaimana saya mewujudkan salah satu mimpi saya untuk bisa mengunjungi tanah suci, mengucapkan salam pada sang nabi. Dan biiznillah 7 tahun kemudian Allah SWT mengabulkan keinginan yang lama terpendam itu.

Now, mumpung masih diawal tahun yang baru. Aku juga pengen ngajakin kalian. Yuk mari kita tulis setiap impian kita. Jangan ragu dan jangan takut. Tulis saja! Dengan caranya insyaallah Allah SWT akan mewujudkannya. Sama Sebagaimana Dia mewujudkan impian masa kecil Muhammad Al Fatih. Sama sebagaimana Dia mewujudkan impian saya ke tanah suci.

Next, apa nih salah satu impian yang ingin kamu wujudkan saat ini? Ingin membebaskan Kota Roma? Hm... sama kalo gitu, idem. Akupun juga pengen menjadi satu dari sekian orang yang mampu membebaskan Kota Roma. Menebarkan risalah Islam disana. Hingga risalah Islam bisa menyebar luas dari timur dan barat dunia ini. Hingga Islam bisa benar-benar menjadi Rahmatan Lil Alamin. Mungkinkah itu terjadi? Insyaallah...

Makanya, penting bagi kita ini yang masih muda untuk bersemangat menuntut ilmu, halqah dan melibatkan diri dalam dakwah. Menyeru kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar. Semoga Allah SWT mewujudkan mimpi kita bersama, membebaskan Kota Roma dengan Islam. Nggak ada yang mustahil di dunia ini. Mari kita berikhtiar maksimal dan jangan lupa berdo'a. Insyaallah, mimpi itu tidak akan lama lagi terwujud. Bismillah...Allahu Akbar! []