Rumus Analisis Data Deskriptif dan Inferensial
🎯 Analisis Deskriptif
Analisis deskriptif dilakukan dengan menyajikan
data melalui tabel distribusi frekuensi, yang menampilkan jumlah, persentase,
dan pola sebaran setiap nilai dalam variabel.
✅ yang diuji semua item. X1, X2 dan Y (Mulai X1.1, X1.2
dst.. Tanpa jml item)
🔧 Langkah Singkat di
SPSS:
1.
Masukkan data dari Excel ke SPSS (item:
X1_1, X1_2, dst... Tanpa jumlah item).
2.
Klik Analyze → Descriptive Statistics → Frequencies.
3.
Pilih variabel yang akan dianalisis (misal: X1_1, X1_2, dst. Semuanya).
4.
Klik Statistics, centang pilihan berikut:
o Mean
(Rata-rata)
o Percentiles (Centang
100 jika ingin melihat persentil ke-100. Jika gak ada, ketik angka 100 di
bagian percentile)
o Dispersion (Centang Standard
Deviation untuk melihat deviasi standar)
5.
Klik Continue, kemudian klik OK.
📌 Hasil: Tabel
akan menampilkan nilai, frekuensi, persentase, persentil,
mean, dan standard deviation.
Gambar tampilan. Nanti frequensi atas dan bawah x1.1, x1.2 dst...
🔄 LANGKAH
SPSS: REGRESI LINIER BERGANDA & UJI ASUMSI KLASIK
✅ 1. Masukkan Data
• Buka SPSS, input nama variabel di Variable View:
- kepuasan_kerja
(X1)
- motivasi_kerja
(X2)
- produktivitas
(Y)
• Masukkan data numerik di Data View (31 responden).
✅ 2. Analisis Regresi Linier Berganda
Menu: Analyze → Regression → Linear...
Masukkan:
- Dependent:
produktivitas (Y)
- Independent(s):
kepuasan_kerja (X1), motivasi_kerja (X2)
a. Klik Statistics,
centang:
- Estimates
- Model fit
- Confidence intervals
- Descriptives
- Collinearity diagnostics
- Durbin-Watson
→ Klik Continue
b. Klik Save,
centang:
- Unstandardized residuals
- Standardized residuals
- Studentized residuals
- Deleted residuals
- Mahalanobis distance
- Cook’s distance
- Leverage values
→ Klik Continue
c. Klik Plots:
- X-axis:
ZPRED
- Y-axis:
ZRESID
Centang: - Histogram
- Normal probability plot
→ Klik Continue → Klik OK
✅ 3. Uji Asumsi Klasik
Uji Normalitas
Menu: Analyze → Descriptive Statistics → Explore...
Masukkan:
- Dependent List:
Unstandardized Residual (RES_1)
Klik tombol Plots, centang: - Normality plots with tests
- Histogram
→ Klik Continue → Klik OK
Uji Multikolinieritas
Lihat Collinearity diagnostics pada output regresi. (Gak perlu input data lagi)
- Cek
nilai VIF
dan Tolerance:
- VIF > 10 menunjukkan masalah multikolinieritas.
Uji Heterokedasitas
Uji heterokedasitas dilakukan dengan melihat scatterplot ZPRED vs. ZRESID pada langkah 2c. Jika pola penyebaran residual tidak terpusat di sekitar garis
nol, maka ada indikasi heterokedasitas.
Uji Autokorelasi
Nilai Durbin-Watson muncul di Model Summary.
Bandingkan nilai Durbin-Watson dengan dL
dan dU dari Tabel Durbin-Watson berdasarkan:
- n =
jumlah sampel
- k =
jumlah variabel independen
- Interpretasikan
berdasarkan kriteria Ghazali (2012):
- 0 < d < dL: Ada autokorelasi positif
- dL ≤ d ≤ dU: Tidak pasti (daerah ragu-ragu)
- dU < d < 4–dU: Tidak ada autokorelasi
- 4–dU ≤ d ≤ 4–dL: Tidak pasti (daerah ragu-ragu)
- 4–dL < d < 4: Ada autokorelasi negatif
✅ 4. Pengujian Hipotesis
Uji Parsial (t)
- Lihat
nilai t
dan Sig.
pada tabel Coefficients
untuk pengujian pengaruh masing-masing variabel independen (X1 dan X2)
terhadap variabel dependen (Y).
Uji R² (Koefisien Determinasi)
- Lihat
nilai R²
di Model
Summary untuk mengetahui seberapa baik model
menjelaskan variasi dalam data.
✅ Output yang
Akan Didapatkan:
|
Bagian
Output |
Fungsi/Manfaat |
|
Descriptive
Statistics |
Statistik deskriptif semua
variabel (mean, standar deviasi, min, max, dll.) |
|
Model
Summary |
Nilai R, R², Adjusted
R², Durbin-Watson (untuk uji
autokorelasi) |
|
ANOVA |
Uji F (signifikansi model regresi secara keseluruhan) |
|
Coefficients |
Koefisien regresi, uji t, nilai Sig.,
VIF & Tolerance (untuk multikolinieritas) |
|
Kolmogorov-Smirnov/Shapiro-Wilk |
Uji normalitas residual (RES_1) |
|
Histogram
dan P-P Plot |
Visual pendukung normalitas
residual |
|
Scatterplot
ZPRED vs. ZRESID |
Untuk memeriksa apakah terdapat
pola autokorelasi dalam residual |
|
Collinearity
Diagnostics |
VIF dan Tolerance untuk memeriksa multikolinieritas |
|
Durbin-Watson |
Menguji autokorelasi residual
(nilai Durbin-Watson) |
|
Residuals
(Unstandardized) |
Nilai residual yang digunakan
untuk uji normalitas dan autokorelasi |
|
Confidence
Intervals |
Interval kepercayaan untuk
koefisien regresi (biasanya pada 95% level) |
===============
Baca juga Rumus uji validitas & reliabilitas menggunakan corrected item-total correlation

0 Comments:
Posting Komentar