Belajar Mulu, Tapi Nggak Ngerti2. Hadech....


Oleh: Aziz Rohman

Belajar. Duh, rasanya males pake bangets kalo denger tuh kata. Belajar, B.E.L.A.J.A.R. Duh, udah berkali-kali belajar tapi kagak ngerti2. Apa ada yang salah dengan belajarku, atau gimana ya?

Udah jarang belajar. Eh, ada UAS lagi. Hadeehhh... Andai saja waktu bisa terulang kembali. Aku bakalan rajin2 belajar. Biar pas ujian pada lancar. Ngerjain soal nggak pake ada yang salah, semuanya benar.

Bukan maksud hati meratapi waktu. Tapi, mencoba mikir, biar sekolahku bisa berguna. Belajar ini dan juga itu. Makin banyak tahu, buat hidup makin mantap dan terarah.

Belajar. Yups, belajar adalah jalan termudah mendapatkan pengetahuan. Juga, jalan terdekat dapatkan pengetahuan. Asupan gizi bagi otak, wujudkan pemikiran yang mendalam. Biar hidup tak sekedar hidup, karna kita bukan hewan.

Kita adalah manusia, sebaik-baik mahluk yang di ciptakan. Di kasih akal buat mikir, mana halal mana haram. Gimana caranya bisa tahu? Belajar adalah jawabannya.

Islam, punya metode khas dalam pengajaran. Bukan sekedar, belajar untuk belajar. Tapi, belajar untuk beramal.

Belajar wudhu, di praktikkan. Belajar sholat, di praktikkan. Belajar ngaji, di praktikkan. Apa coba dalam Islam yang tidak di praktikkan. Semuanya wajib di laksanakan. Tiap perintah di kerjakan, tiap larangan di tinggalkan.

Mungkin, ada yang salah dengan cara belajar dari kita. Mungkin, selama ini kita. Belajar, sekedar hanya untuk belajar. Belajar, sekedar hanya untuk dapatkan ilmu. Hingga tanpa sadar diri kita, jadi buku yang berjalan.

Belajar mulu, tapi nggak ngerti2. Hadech....

Makanya, belajarlah dengan giat. Habis itu praktikkanlah. Belajarlah dengan rajin, habis itu amalkanlah.  Belajarlah dengan tekun, habis itu sampaikanlah.

Susah payah belajar sin, cos, tg sampe logaritma dan semisalnya. Sehabis lulus, semuanya tak berguna. Karna tak tahu buat apa itu gunanya. Beda kisah kalo tahu, pasti ngerti betapa pentingnya ilmu itu.

Ilmu dunia aja kayak gitu apalagi ilmu akherat. Belajar sholat, wudhu, puasa, zakat sampai ibadah haji. Tapi, tak pernah di amalkan. Tak pernah di praktikkan. Semua jadi tak berguna.

Tahu mana halal mana haram, paham soal surga juga neraka. Tapi, tingkah lakunya senantiasa lakukan dosa. Ngerti ini dosa, itu pahala. Tapi, tetap saja bermaksiat. Idiiih, nggak bangets!

Untuk itu wahai kawan, belajarlah untuk diamalkan. Jangan untuk kesenangan ilmu, lebih2 cuma sekedar pingin tahu. Belajar agama, itu harus diamalkan. Bukan sekedar senang-senangan.

Hukum hudud, jinayah, rajam dan sebagainya. Itu untuk di terapkan, bukan untuk khazanah keilmuan. Itu bukan dongeng masa lalu. Tapi, aturan yang harus diterapkan. Jika itu perintah Allah, tak usahlah ini itu. Cepat! Laksanakan.

Mumpung sekarang bulan maulud. Waktu tepat meneladani nabi. Tak sekedar ngaku-ngaku. Tapi, pelajari, amalkan dan terapkan semua ajaran Nabi. Karna belajar bukan sekedar cari tahu, tapi untuk diamalkan. Ilmu lil amali! []

0 Comments:

Posting Komentar